Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/islamnuprob/public_html/config/koneksi.php on line 12
Ribuan Umat Islam Padati Pendopo Bupati Untuk Sholat Gerhana

Ribuan Umat Islam Padati Pendopo Bupati Untuk Sholat Gerhana

Keterangan Foto :

Hari ini Rabu, Tanggal 9 Maret 2016, Indonesia akan mengalami Gerhana Matahari Total (GMT) atau ‘The Total Solar Eclipse’ sebagaimana dalam perkiraan para ahli GMT ini terjadi ratusan tahun sekali dan hari ini akan terjadi di Indonesia sehingga ini merupakan hari bersejarah bagi Nusantara bahkan peradaban dunia.

Sebagian besar propinsi dan kota di wilayah Indonesia akan dilewati dan dilintasi matahari tersebut, Gerhana Matahari akan terjadi secara Total maupun sebagian (Parsial) akan dapat terlihat di 33 propinsi pada jam yang berbeda, sehingga pelangsaan Sholat gerhana dipastikan juga berbeda pula sesuai dengan jadwal dan waktu sholat sesuai perhitungan astronomis.

Gerhana Matahari dan Bulan dalam pandangan Islam merupakan hal biasa dan wajar, Umat islam di seluruh dunia telah mengetahui bahwa sesungguhnya keduanya merupakan salah satu tanda dari kekuasaan-Nya.

Pemerintah melalui Ditjen Bimas Islam, Bpk. Machasin mengajak masyarakat agar menjadikan fenomena alam itu untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Ini peristiwa alam biasa yang dapat dihitung kapan terjadinya dengan ilmu hisab atau astronomi. Machasin juga mengajak masyarakat di Indonesia untuk melaksanakan shalat gerhana di masjid dan mushala terdekat sesuai waktu terjadinya fenomena alam ini sesuai waktu di tempatnya masing-masing.

Selain Pemerintah, PBNU juga telah mengimbau kepada seluruh masjid yang berbasis NU untuk mengadakan salat gerhana Matahari (Kusuf) mulai dari pukul 06.00 WIB hingga selesai sesuai dengan instruksi ketua umum. Berpijak pada instruksi tersebut maka hampir seluruh Masjid dan Musholla dipenuhi warga muslim termasuk juga di Kabupaten Probolinggo.

Pendopo Kabupaten hari ini dipenuhi ribuhan umat islam dari berbagai kalangan; mulai jajaran Muspida, Ketua MUI Probolinggo (KH. Munir Cholili), Mustasyar PCNU (Drs. KH. Hasan Aminuddin, M.Si), Ra’is Syuriyah (KH. Jamaluddin Alhariri), Ketua Tanfidziyah PCNU (KH. Abdul Hadi Saifulah), MWC-Muslimat NU, Lajnah, Banom dan Lebaga juga turut hadir di lokasi ini, sementara Pengurus MWCNU ada beberapa daerah yang melaksnakan di Masjid masing-masing karena memenuhi permintaan masyarakat lainnya yang menginginkan dilaksanakan sholat gerhana di pedalaman.

Dengan adanya gerhana matahari ini hendaknya kita mampu mengambil hikmah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. dapat memperbanyak  zikir, sholawat serta membaca kalimat thayyibah lainnya. Ini fenomena alam yang harus kita amati dengan baik sebagai memontum penting memperkokoh keimanan kita bahwa segala yang hidup baik manusia, maupun semesta ada Dzat yang Maha hebat yang mengatur semuanya, sebagaimana disampaikan Drs. KH. Hasan Aminuddin, M.Si, Anggota Komisi VIII DPR-RI sebelum pelaksanaan sholat gerhana. (Mp).

Berita Terkait