Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/islamnuprob/public_html/config/koneksi.php on line 12
DR. KH. Marzuki Mustamar : Jaga Kepercayaan Ummat

DR. KH. Marzuki Mustamar : Jaga Kepercayaan Ummat

Keterangan Foto :

Selain Al-Habib Syeikh Dr. Samir bin Abdurrahman al-Khauli al-Rifa'i al-Husainy Lebanon, yang menjadi Penyaji dalam “Daurah ASWAJA Internasional” ini Dr. KH. Marzuki Mustamar, Dosen UIN Maliki Malang yang juga sebagai Ketua PCNU Kabupaten Malang.

Beliau menjelaskan bahwa ; “untuk menjaga Islam Ahlussunnah wal Jamaah harus kita awali dengan menjaga lembaga keagamaan yang mengawal Islam Ahlussunnah wal Jama’ah”.

"Sebagian besar masyarakat kita itu tidak mengerti agama. Mereka menyerahkan urusan agama kepada pihak yang mereka percayai. Oleh karena itu penting menjaga kepercayaan itu." Beliau menambahkan.

Dari dulu,  NU, Pesantren dan ulama adalah sandaran kepercayaan masyarakat dalam urusan keagamaan. Kelompok lain seperti kaum Wahabiyyun, selalu berusaha mengaburkan kepercayaan ummat kepada ulama dengan menyalahkan berbagai tradisi yang  dikembangkan. "Mereka menyalahkan tahlil,  sholawatan, ngupati,  dan lain-lain itu ya tujuannya begitu itu" demikian beliau meneruskan.

Beliau mengajak para kaum muda NU untuk menjaga kepercayaan ini. Dengan cara menjauhkan diri dari segala urusan yang dapat mengakibatkan kecurigaan ummat.

"Kalau kita konsisten, nantinya sekalipun para Kyai sepuh wafat,  masyarakat tetap percaya kepada Ulama NU. Tidak justeru beralih pada orang-orabg ahli tatharruf itu." Begitu beliau menerangkan.

Kyai Marzuki menyebutkan,  contoh dari pemaduan ini adalah sikap ulama tentang bea dan cukai dan perbankan. Akan tetapi beliau juga mengingatkan,  bahwa masalah ini sering juga dijadikan senjata oleh kelompok garis keras untuk menyalahkan sikap keagamaan NU. "Nah,  di sini peran generasi muda. Menjembatani, agar masyarakat awam tidak terhasud propagandis garis keras." Tandasnya.(Tm/Mp).

Berita Terkait